Shanghai, Bharata Online - Moore Threads Technology Co., Ltd., pengembang unit pemrosesan grafis atau graphics processing unit (GPU) terkemuka Tiongkok, mengalami lonjakan harga saham lebih dari 400 persen saat melantai di Bursa Efek Shanghai, Jumat (24/10), STAR Market, papan inovasi sains dan teknologi bergaya Nasdaq Tiongkok.
Ditawarkan pada harga 114,28 yuan (sekitar 269 ribu rupiah) per saham dalam penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO), Moore Threads Technology Company dibuka pada harga 650 yuan (sekitar 1,5 juta rupiah) dan mencapai puncaknya pada 688 yuan (sekitar 1,6 juta rupiah) pada hari Jumat (5/12), naik 502 persen. Pada penutupan pasar, harga sahamnya berada di angka 600,50 yuan (sekitar 1,4 juta rupiah), naik 425,46 persen.
Penawaran yang diterima melampaui seluruh kapitalisasi pasar pemimpin industri AS, Nvidia.
Moore Threads didirikan pada tahun 2020 oleh mantan pimpinan Nvidia Tiongkok, James Zhang Jianzhong. Perusahaan ini berspesialisasi dalam pengembangan chip GPU universal dan produk terkait yang mendukung beban kerja gabungan, termasuk akselerasi komputasi AI, rendering grafis 3D, pengodean video definisi ultra tinggi, simulasi fisik, dan komputasi ilmiah.
Perusahaan itu menyelesaikan seluruh proses IPO-nya hanya dalam 122 hari, dari penerimaan aplikasi pada 30 Juni 2025 hingga penyelesaian pendaftaran pada 30 Oktober tahun ini.
IPO yang sukses tersebut terjadi meskipun perusahaan telah dikenai sanksi AS pada tahun 2023.