NANYANG, Radio Bharata Online - Kantor Berita Xinhua pada hari Sabtu melaporkan peristiwa Kebakaran, di asrama taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Tiongkok tengah, yang menewaskan 13 orang.
Menurut laporan CCTV, orang ke-14 dirawat di rumah sakit karena cedera setelah kebakaran terjadi pada Jumat malam. Laporan itu menyebutkan, api dapat dipadamkan dengan cepat, dan kepala sekolah telah ditahan. Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan, termasuk apakah korban tewas adalah anak-anak.
Belum diketahui apakah semua siswa di sekolah tersebut merupakan penghuni asrama, atau seberapa besar asrama tersebut. Panggilan telpon ke sekolah pada Sabtu pagi tidak dijawab.
Berita kebakaran menjadi topik kedua yang paling banyak dicari secara online, dengan 120 juta penayangan di Weibo pada Sabtu pagi.
Banyak orang di dunia maya menyatakan simpati mereka kepada keluarga para korban, dan menyerukan penghitungan bencana secara penuh dan transparan. Sekolah tersebut, yang dikenal sebagai Sekolah Yingcai Kota Dushu, berada di Kabupaten Fangcheng di tengah Provinsi Henan, dan merupakan sekolah swasta. Baru-baru ini mereka menginvestasikan lebih dari 1,4 juta dollar AS dalam pembangunan dan peremajaan sekolah.
Terletak di lahan seluas 35 hektar yang mencakup lapangan olahraga dan lapangan basket. Sekolah tersebut telah menerima pujian dari otoritas setempat.
Menurut situs web pendidikan otoritas setempat, Taman kanak-kanak tersebut mengenakan biaya 25 dollar AS per bulan untuk biaya sekolah.
Otoritas Provinsi telah membentuk tim manajemen insiden untuk segera melakukan investigasi dan kemudian menangani peristiwa tersebut. (NYTimes)