BEIJING, Radio Bharata Online - Pusat pencarian dan penyelamatan maritim provinsi Hainan, pada hari Minggu(07/4) menyatakan, delapan orang masih hilang menyusul tabrakan antara kapal penangkap ikan dan sebuah kapal kontainer Panama di lepas pantai barat daya Provinsi Hainan Tiongkok selatan pada hari Rabu(03/4)yang lalu, yang mengakibatkan tenggelamnya kapal penangkap ikan tersebut.
Berkat upaya pencarian dan penyelamatan berkelanjutan yang dibantu oleh teknologi canggih seperti robot bawah air dan kapal selam yang dioperasikan dari jarak jauh, lokasi kapal penangkap ikan yang tenggelam telah ditentukan pada hari Sabtu. Namun, karena aliran air yang deras di lokasi tersebut dan adanya jaring ikan di sekitar kapal yang tenggelam, para penyelam belum bisa masuk ke dalam kabin.
Mulai pukul 5 sore pada hari Sabtu, kapal penyelamat, pesawat terbang, dan personel penyelamat telah dikirim untuk mencari orang-orang yang hilang di area seluas lebih dari 5.700 mil laut persegi. Kapal penangkap ikan bernama "Yuenan Aoyu 36062" bertabrakan dengan kapal kontainer Panama "SITC DANANG" di 22 mil laut barat daya Kota Yinggehai di Kabupaten Ledong sekitar tengah malam pada hari Rabu. [CGTN]