Tiongkok, Bharata Online - Laporan terbaru yang dirilis pada hari Senin (8/6) menunjukkan bahwa kondisi ekologi laut di Tiongkok secara umum tetap stabil, dengan beberapa area menunjukkan peningkatan.
Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok merilis Buletin Peringatan Dini dan Pemantauan Ekologi Laut Tiongkok 2025 dan Laporan Pemanfaatan Air Laut Nasional 2025 pada hari Senin (8/6), yang menandai Hari Laut Dunia ke-18 dan Hari Kesadaran Laut Nasional ke-19 di Tiongkok.
Baik buletin maupun laporan tersebut menunjukkan bahwa terumbu karang, padang lamun, hutan bakau, dan ekosistem pulau di Tiongkok secara umum dalam kondisi baik.
Menurut kedua dokumen tersebut, struktur komunitas biologis di teluk dan muara utama pada dasarnya stabil, tanpa perubahan signifikan pada kelompok dominan dan lingkungan sedimen yang terjaga dengan baik.
Dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bahwa industri pemanfaatan air laut di Tiongkok tak hanya telah mencapai perkembangan yang stabil, tetapi juga menghadapi risiko ekologi laut seperti suhu permukaan air laut yang tinggi di dekat pantai, pasang hijau rumput laut, dan wabah organisme lokal.
Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa pada tahun 2025, total 167 proyek desalinasi air laut telah diimplementasikan di Tiongkok, dengan total kapasitas 3,077 juta ton per hari, meningkat 221.000 ton per hari dibandingkan tahun sebelumnya.