DUBAI, Radio Bharata Online - Tiongkok memainkan peran utama dalam transisi dunia yang adil, menuju energi terbarukan. Wakil Direktur Jenderal Badan Energi Terbarukan Internasional (IRENA), Gauri Singh kepada Xinhua pada Senin di sela-sela Konferensi Pemerintah Dunia yang sedang berlangsung di Dubai mengatakan, Tiongkok selalu memainkan peran yang sangat penting dalam energi terbarukan.
IRENA, dengan 169 anggota, adalah organisasi antar pemerintah global terkemuka, yang mempromosikan transisi energi terbarukan dunia, mendukung negara-negara dalam transisi energi, dan menyediakan data dan analisis terkini mengenai inovasi, kebijakan, keuangan, dan investasi teknologi ramah lingkungan.
Menurut Gauri Singh, berkat peran Tiongkok sebagai pusat manufaktur, yang menurunkan biaya transisi ramah lingkungan, sejumlah besar negara mampu memajukan rencana nasional mereka dengan lebih lancar.
Statistik Kapasitas Terbarukan 2023 IRENA yang diterbitkan pada bulan Maret tahun lalu, menyebutkan bahwa Tiongkok menyumbang sekitar 48 persen dari peningkatan total kapasitas energi terbarukan global pada tahun 2022.
Dua pertiga dari kapasitas pembangkit listrik tenaga air baru, 45 persen kapasitas tenaga surya baru, setengah dari kapasitas pembangkit listrik tenaga angin baru, dan 57 persen kapasitas bioenergi baru pada tahun 2022 telah terpasang di Tiongkok.
Singh menjelaskan adanya tiga tantangan utama yang harus diatasi dunia di sektor energi terbarukan. Salah satunya adalah dunia masih belum memiliki infrastruktur, untuk mendukung transisi dari pembangkit listrik terpusat ke energi terbarukan. Yang kedua adalah bahwa sektor ini didorong oleh kebijakan. Harus ada Kebijakan untuk memungkinkan transisi berlangsung. Dan Ketiga, Singh mengatakan bahwa dibutuhkan lebih banyak tenaga kerja dan keterampilan untuk mendukung transisi tersebut. (gov.cn)