Lima, Radio Bharata Online - Menurut Menteri Luar Negeri Peru, Peru Javier Gonzalez-Olaechea Franco, kunjungan Presiden Peru, Dina Ercilia Boluarte Zegarra, ke Tiongkok diharapkan dapat membuka peluang-peluang baru dan memperluas kerja sama antara kedua belah pihak.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengumumkan pada hari Senin (24/6) bahwa Bolartue dijadwalkan tiba di Tiongkok pada hari Selasa (25/6) untuk memulai kunjungan kenegaraan selama lima hari atas undangan Presiden Xi Jinping.
Berbicara di ibu kota Peru, Lima, menjelang kunjungan tersebut, Javier mengatakan bahwa Bolartue akan memiliki "jadwal yang sangat padat" bersama dengan sebuah delegasi bisnis yang cukup besar, yang diperkirakan akan mengunjungi Beijing dan juga kota-kota pelabuhan utama di Shanghai dan Shenzhen.
"Bahkan tidak ada waktu luang selama 10 menit. Delegasi Peru akan terdiri dari para presiden asosiasi bisnis Peru yang penting, bersama dengan rekan-rekan mereka dari Tiongkok. Kedua belah pihak memiliki kepentingan untuk memperdalam dan mencapai kesepakatan awal untuk kerja sama dan investasi yang lebih besar. Kami akan mempresentasikan berbagai peluang yang sangat luas, di mana Tiongkok memiliki kekuatan besar dan dunia tahu," katanya.
Bolartue terakhir kali bertemu dengan Xi di sela-sela Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC di San Francisco bulan November lalu, dengan keduanya berjanji untuk memperdalam hubungan dan memperkuat kerja sama bilateral.
Hubungan juga ditingkatkan pada bulan April ketika Gonzalez-Olaechea melakukan kunjungan ke Tiongkok, dengan ia merasakan adanya kesiapan untuk lebih banyak kerja sama dan investasi di Peru di beberapa bidang.
"Dalam konteks bilateral, hubungan selalu berkembang dari yang kurang menjadi lebih. Selama kunjungan resmi saya ke Tiongkok beberapa minggu yang lalu, saya menemukan kesediaan yang luar biasa untuk bekerja sama dan berinvestasi di Peru. Ditekankan bahwa kami memberikan kondisi yang sama untuk investasi asing dan Peru sesuai dengan hukum Peru. Dan tentu saja, kemajuan Tiongkok dalam bidang infrastruktur, pengobatan digital, dan berbagai aspek yang berkaitan dengan peningkatan kondisi kehidupan, adalah naungan untuk tingkat berikutnya dari hubungan kerja sama dan investasi yang sangat dihargai oleh Peru," katanya.