Beijing, Bharata Online - Tiongkok secara ketat menerapkan konsensus yang dicapai selama konsultasi ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS di Kuala Lumpur, Malaysia, kata Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, He Yongqian, pada hari Kamis (20/11) di Beijing.

Pernyataan tersebut menanggapi pertanyaan media terkait laporan bahwa Tiongkok dan AS masih merundingkan detail penting terkait "lisensi umum" untuk ekspor tanah jarang.

"Saat ini, Tiongkok secara ketat menerapkan pekerjaan terkait sesuai dengan konsensus yang dicapai selama konsultasi ekonomi dan perdagangan Tiongkok-AS di Kuala Lumpur," ujar Jubir tersebut.

Sebagai salah satu hasil perundingan perdagangan Tiongkok-AS di Kuala Lumpur, Tiongkok setuju untuk menangguhkan penerapan langkah-langkah pengendalian ekspor terkait yang diumumkan pada 9 Oktober 2025 selama satu tahun dan akan mempelajari serta menyempurnakan rencana-rencana spesifik, ungkap Kementerian Perdagangan Tiongkok pada akhir Oktober tahun ini.