BEIJING, Bharata Online - Badan Antariksa Berawak Tiongkok (CMSA) mengabarkan, kapsul pesawat luar angkasa Shenzhou-21 Tiongkok, yang membawa awak Shenzhou-20, mendarat di lokasi pendaratan Dongfeng di Daerah Otonomi Mongolia Dalam, Tiongkok utara, pada Jumat pukul 16.40 (Waktu Beijing).

Pukul 14.49, Pusat Kontrol Penerbangan Dirgantara Beijing mengeluarkan perintah melalui stasiun pelacakan darat, setelah itu pesawat luar angkasa Shenzhou-21 lepas dari dok kombinasi stasiun luar angkasa.

Setelah mesin pengereman menyala, kapsul terpisah dari modul propulsi dan berhasil mendarat. 

Tim SAR dengan cepat menemukan kapsul, dan mencapai lokasi pendaratan. Staf medis mengonfirmasi bahwa anggota kru Shenzhou-20, yakni Chen Dong, Chen Zhongrui, dan Wang Jie, berada dalam kondisi fisik yang baik.  Pukul 17.21, ketiga astronaut itu keluar dari kapsul dengan selamat.

Chen Dong.jpg

Komandan Misi, Chen Dong dalam kondisi sehat, diturunkan dari kapsul pendarat.

Para kru telah menghabiskan 204 hari di orbit, mencetak rekor baru untuk masa tinggal terlama oleh satu kru Tiongkok.

Selama misi tersebut, mereka menyelesaikan empat perjalanan ruang angkasa dan beberapa operasi transfer kargo. Bekerja sama dengan para peneliti di darat, mereka melakukan berbagai eksperimen ilmiah yang mencakup fisika gaya berat mikro, ilmu material ruang angkasa, ilmu hayati, kedokteran ruang angkasa, dan teknologi ruang angkasa.

Setelah keluar dari kapsul, Komandan Misi, Chen Dong, mengatakan ia merasa "sangat membumi" saat kembali ke rumah dengan pesawat ruang angkasa Shenzhou-21. Ia mengatakan bahwa perjalanan eksplorasi ruang angkasa manusia tidaklah mulus, penuh dengan kesulitan dan tantangan.

Setelah menyelesaikan misi berawak Shenzhou-20, Chen Dong menjadi taikonaut pertama yang total waktu orbitnya telah melampaui 400 hari, dan ia juga merupakan astronaut Tiongkok yang telah melakukan perjalanan antariksa terbanyak hingga saat ini. Sementara penerbangan perdana Chen Zhongrui dan Wang Jie juga berhasil diselesaikan.

Kepulangan kru Shenzhou-20, yang semula dijadwalkan pada 5 November, sempat ditunda setelah terdeteksi adanya retakan kecil pada jendela kapsul pesawat ruang angkasa Shenzhou-20, yang diyakini disebabkan oleh dugaan tumbukan dari puing-puing antariksa.  (CGTN)