Hengzhou, Bharata Online - Beberapa waduk di Kota Hengzhou, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang di Tiongkok Selatan, mengalami situasi berbahaya termasuk jebol dan runtuhnya bendungan pada hari Senin (6/7) akibat terjangan Topan Maysak, dengan evakuasi warga yang terdampak menjadi prioritas utama.
Sejak 3 Juli 2026, Guangxi, yang terdampak Topan Maysak, telah mengalami hujan lebat yang terus-menerus, menyebabkan banjir parah di beberapa daerah.
Waduk Liulan dan Yunbiao di Hengzhou mengalami jebol dan runtuhnya bendungan akibat banjir, sementara Waduk Liuwang di Kabupaten Binyang juga mengalami luapan air.
Sebagai tanggapan, departemen manajemen darurat, pemadam kebakaran, dan sumber daya air setempat telah dimobilisasi untuk operasi penyelamatan dan bantuan, dan evakuasi warga yang terdampak sedang berlangsung.
Pusat komando sementara telah didirikan di beberapa kota, dengan evakuasi warga diidentifikasi sebagai prioritas utama dari upaya tanggap darurat saat ini.
"Saat ini, ada pusat komando di Kota Yunbiao dan satu lagi di Kota Xiaoyi. Pusat komando utama sekarang telah dipindahkan ke Kota Yunbiao, karena air dari kedua waduk tersebut akhirnya mengalir ke Sungai Yunbiao dan kemudian ke Sungai Yujiang. Saat ini, kami sedang mengevakuasi warga dan mengirimkan pasokan ke mereka yang berada di daerah aman," ujar Xiao Cai, Wakil Walikota Hengzhou.
Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa hujan lebat akan berlanjut dari tanggal 6 hingga 8 Juli 2026, yang menimbulkan tantangan berat bagi upaya pengendalian banjir setempat.