Tiongkok, Radio Bharata Online - Menurut data resmi yang dikeluarkan oleh Biro Statistik Nasional atau National Bureau of Statistics (NBS) baru-baru ini, Tiongkok sukses mencapai panen biji-bijian musim panas yang luar biasa pada tahun 2024, dengan hasil panen mencapai rekor tertinggi 149,78 juta ton, naik 2,5 persen atau hampir 3,63 juta ton dari tahun ke tahun.

Menurut NBS, hasil panen yang melimpah dari tanaman pokok membantu meningkatkan ketahanan pangan negara tersebut.

Hasil panen gandum musim panas per hektar mencapai 5.628 kilogram, meningkat 2,5 persen atau 135,4 kilogram dari tahun lalu. Khususnya, hasil panen gandum per hektar mencapai 5.986 kilogram, yang menandai peningkatan 150 kilogram dari tahun 2023.

Saat ini, Tiongkok memiliki lebih dari 1 miliar mu (sekitar 66,67 juta hektar) lahan pertanian berstandar tinggi di seluruh negeri, yang secara efektif meningkatkan hasil panen biji-bijian per unit.

Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok telah meluncurkan rencana tiga tahun yang bertujuan untuk meningkatkan hasil panen gandum, bersama dengan dana pemerintah sebesar 1,6 miliar yuan (sekitar 3,6 triliun rupiah) untuk mendukung upaya pengendalian hama, pencegahan penyakit, dan ketahanan terhadap panas.

"Kami fokus untuk mengatasi tantangan dalam proses penanaman gandum, termasuk masalah pembajakan, penaburan, pengelolaan, dan panen. Dengan mengintegrasikan varietas unggul, teknologi utama, dan mesin pertanian canggih, kami telah secara signifikan meningkatkan hasil panen gandum di wilayah yang luas. Provinsi Henan telah mengalami peningkatan produksi gandum, dan provinsi-provinsi penghasil gandum utama seperti Shandong, Hebei, Jiangsu, dan Anhui telah mencapai rekor hasil panen tertinggi per satuan luas," ujar Lyu Xiutao, Wakil Direktur Departemen Produksi Tanaman di Kementerian Pertanian dan Urusan Pedesaan Tiongkok.