Milan, Bharata Online - Raksasa teknologi Tiongkok, Alibaba, memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan komputasi awan untuk menghadirkan pengalaman penggemar yang mendalam di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, dengan memadukan pameran interaktif, solusi ritel yang dipersonalisasi, dan teknologi penyiaran canggih.

Pada 7 Februari 2026, dalam sebuah upacara yang dihadiri oleh Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC), Kirsty Coventry, dan Ketua Alibaba Group, Joe Tsai, Mitra Olimpiade Dunia Alibaba meluncurkan "Wonder on Ice", sebuah instalasi publik interaktif yang dirancang untuk menunjukkan bagaimana inovasi digital dapat mengubah keterlibatan Olimpiade.

Terletak di Piazza del Castello Milan dengan latar belakang Castello Sforzesco abad pertengahan, pameran ini menyoroti bagaimana agen AI dapat mempersonalisasi perjalanan belanja dan pengalaman ritel virtual.

"Ini adalah perjalanan yang sangat baru tentang Alibaba yang menggunakan teknologi AI untuk membantu pengunjung memahami bagaimana agen AI dapat membantu kita selama bagian belanja," kata Chen Yan, Kepala Pemasaran Olimpiade di Alibaba Group.

"Dukungan Alibaba untuk Milano Cortina 2026 mencakup solusi penyiaran berbasis cloud untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi jejak karbon, tayangan ulang 360 derajat yang ditingkatkan AI untuk meningkatkan pengalaman menonton, dan alat keberlanjutan berbasis AI yang memungkinkan pengelolaan energi dan karbon yang lebih cerdas di seluruh tempat penyelenggaraan," ujar Situs Web IOC.

Menurut IOC, dukungan Alibaba untuk Milano Cortina 2026 mencakup penyiaran berbasis cloud untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi emisi karbon.

"Kami memiliki sistem tayangan ulang 360 derajat, yang berlangsung di tempat penyelenggaraan. Semua pengunjung dan penonton dapat melihat momen-momen penting yang dihasilkan oleh AI," tutur Chen.

"Ini adalah platform dunia untuk menunjukkan bagaimana kami mampu menggunakan teknologi untuk membantu pengunjung menjalani kehidupan yang lebih baik. Jadi, saya pikir ini adalah peluang yang sangat baik untuk bisnis dan branding kami," jelas Chen.