Gansu, Radio Bharata Online - Operasi pencarian dan penyelamatan sedang berlangsung di Provinsi Gansu, barat laut Tiongkok, sementara jumlah korban tewas akibat gempa bumi dahsyat meningkat menjadi 86 orang di provinsi tersebut, dengan 96 orang lainnya terluka, pada pukul 04:00 hari Selasa (19/12).
Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang Kabupaten Jishishan, Prefektur Otonomi Linxia Hui, Gansu, pada pukul 23.59 Senin (18/12), menurut Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok atau China Earthquake Networks Center (CENC).
Provinsi Qinghai yang bertetangga juga melaporkan 11 korban tewas dan 140 korban luka-luka pada pukul 06:00 hari Selasa (19/12).
Dua penduduk desa yang terjebak berhasil diselamatkan dan dikirim ke rumah sakit di Desa Kangdiao, Kabupaten Jishishan, pada pukul 01:10 hari Selasa (19/12). Tim penyelamat menyelamatkan satu penduduk lagi di desa tersebut pada pukul 02:23.
Di Desa Kexinmin, Kabupaten Jishishan, enam penduduk desa yang terdampar telah dipindahkan ke tempat yang aman oleh tim penyelamat pada pukul 04:16.
Markas besar bantuan gempa bumi Dewan Negara Tiongkok, bersama dengan Kementerian Manajemen Darurat, telah meningkatkan tanggap darurat gempa bumi ke level-II dari level-III dan mengirimkan tim kerja ke daerah yang dilanda gempa bumi.
Komisi nasional untuk pencegahan, pengurangan, dan bantuan bencana dan Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok juga telah meningkatkan tanggap darurat bantuan bencana ke level-III dari level-IV pada hari Selasa (19/12) pagi.
Menurut CENC, pusat gempa, dengan kedalaman 10 km, dipantau pada 35,7 derajat lintang utara dan 102,79 derajat bujur timur.