Tiongkok, Bharata Online - Menurut Ramon Laguarta, CEO raksasa makanan dan minuman AS, PepsiCo, pasar Tiongkok yang luas dan keragaman selera konsumen, ditambah dengan banyaknya talenta dan pendekatan inovatif dalam menciptakan produk baru, menjadikan negara ini bagian penting dari rencana masa depan PepsiCo.

Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network, Laguarta menggambarkan skala operasi PepsiCo saat ini, 45 tahun setelah perusahaan tersebut pertama kali datang ke Tiongkok.

"Kami adalah pelopor di Tiongkok, dalam arti tertentu dibandingkan perusahaan-perusahaan Barat. Kami memulai 45 tahun yang lalu sebagai pelopor. Sekarang kami membangun skala, kami sangat besar di Tiongkok, kami memiliki 10 pabrik makanan, lebih dari 50 pabrik minuman. Kami bekerja sama dengan lebih dari 70 petani di seluruh negeri. Dan kami memiliki sekitar 170.000 orang yang merupakan bagian dari ekosistem kami. Jadi kami mengenal Tiongkok dengan baik, semua talenta kami adalah orang Tiongkok dan kami tahu betapa berbakatnya mereka dan seberapa besar mereka dapat membantu kami. Tetapi sekarang fase pertumbuhan selanjutnya bagi kami adalah melalui inovasi, menciptakan pasar baru dan memanfaatkan Tiongkok tidak hanya sebagai pasar konsumsi, tetapi sebagai pasar kreasi, kreasi untuk seluruh PepsiCo," jelasnya.

Laguarta menguraikan rencana pertumbuhan PepsiCo di negara tersebut dan merinci bagaimana stafnya di sana mendorong inovasi dan transformasi perusahaan secara global.

"Tiongkok adalah peluang pertumbuhan bagi kami, tetapi peluang pertumbuhan ini disertai dengan inovasi dan transformasi. Jadi, Tiongkok juga memainkan peran yang sangat penting dalam bagaimana kita dapat menentukan masa depan PepsiCo, baik dari segi portofolio maupun teknologi. Tiongkok juga merupakan pusat penting bagi talenta. Jadi, karyawan kami di Tiongkok cerdas, pekerja keras, dan mereka belajar di luar Tiongkok. Oleh karena itu, kami melihat Tiongkok sebagai tempat untuk mengembangkan talenta kami dan kemudian membawanya ke seluruh dunia," katanya.

"Kami jelas memiliki wawasan yang merupakan kompetensi inti perusahaan dan pemahaman tentang konsumen Tiongkok, bukan hanya konsumen muda karena mereka merupakan sumber pertumbuhan yang besar, tetapi juga apa yang kami sebut konsumen lansia, katakanlah konsumen berusia 50 tahun ke atas. Itu adalah bagian yang sangat penting dari pertumbuhan menurut pandangan kami. Jadi mereka memiliki kebutuhan yang berbeda dalam hal nutrisi, tetapi juga pengalaman, nilai uang. Jadi ini adalah kelompok yang sangat baik. Kami memiliki portofolio yang luas karena konsumen di Tiongkok menyukai variasi, dan agar kami dapat berpartisipasi dalam kehidupan konsumen dari pagi hingga malam, kami perlu memiliki banyak solusi. Itulah mengapa kami memiliki berbagai merek ini," tambahnya.