Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok akan menyumbang 20 juta dolar AS (sekitar 325 miliar rupiah) kepada Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan atau United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) dalam lima tahun ke depan untuk memfasilitasi implementasi Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan, kata Presiden Tiongkok, Xi Jinping, pada hari Rabu (12/6).
Xi menyampaikan hal tersebut saat menyampaikan pidato video pada acara pembukaan perayaan ulang tahun ke-60 UNCTAD.
"Dalam lima tahun mendatang, Tiongkok akan menyumbang 20 juta dolar AS kepada UNCTAD untuk membantu mengimplementasikan Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan dan memastikan tidak ada negara yang tertinggal. Dengan mengedepankan masa depan umat manusia dan kesejahteraan masyarakat, kami akan bekerja sama dengan semua pihak untuk memberikan masa depan yang cerah bagi dunia yang penuh dengan perdamaian, keamanan, kemakmuran, dan kemajuan," ujar Xi.
UNCTAD adalah badan permanen antar pemerintah yang didirikan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1964. Badan ini bertujuan untuk mendukung negara-negara berkembang agar dapat mengakses manfaat ekonomi global secara lebih adil dan efektif.