Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin menekankan bahwa masalah Taiwan menyangkut kepentingan vital Tiongkok, dasar politik hubungan Tiongkok-Jepang serta kepercayaan dasar antar kedua negara.

Menurut laporan, anggota parlemen Jepang yang mendampingi Wakil Ketua Partai Liberal Demokrat, Taro Aso berkunjung ke Taiwan menyebut bahwa argumentasi-argumentasi terkait “intimidasi” dan “perang” yang dilontarkan oleh Taro Aso di Taiwan sebelumnya sudah dinegosiasikan dengan pemerintah Jepang, dan sesuai dengan pendirian resmi pemerintah Jepang.

Dalam jumpa pers rutin hari Selasa kemarin (15/8), jubir Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin menunjukkan, Taiwan adalah bagian dari Tiongkok, dan isu Taiwan semata-mata adalah urusan dalam negeri Tiongkok, tidak boleh diintervensi oleh pihak luar mana pun. Tiongkok telah memberikan teguran yang serius kepada Jepang soal lawatan politikus Jepang tersebut ke Taiwan.

Wang Wenbin menekankan, “Jepang telah berkali-kali memberikan komitmen yang serius kepada Tiongkok soal masalah Taiwan, di antaranya dengan tidak mengupayakan ‘dua Tiongkok’ atau ‘satu Tiongkok satu Taiwan’, dan tidak mendukung ‘kemerdekaan Taiwan’, hanya memelihara komunikasi antar rakyat dan regional. Ini adalah asal usul sejarah, adalah pendirian dan prinsip yang harus ditaati oleh Jepang. Yang perlu saya tekankan adalah, Jepang harus menaati prinsip Satu Tiongkok dan semangat empat dokumen politik Tiongkok-Jepang, serta bersungguh-sungguh dalam mengambil tindakan riil untuk menunaikan komitmen politik dan menunjukkan sikap terkaitnya sejauh ini. Tiongkok akan mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk membela kedaulatan negara dan keutuhan wilayahnya.”

 

Pewarta : CRI