BEIJING, Radio Bharata Online - Sebuah museum baru akan segera dibuka di Anyang, provinsi Henan, untuk menampilkan kecemerlangan peradaban Shang yang berusia 3.000 tahun.

Administrasi Warisan Budaya Nasional pada konferensi pers hari Senin di Beijing mengumumkan, bahwa Museum Yinxu, yang akan dibuka untuk umum pada 26 Februari, merupakan museum arkeologi komprehensif pertama di Tiongkok, yang akan mengungkap panorama Dinasti Shang (abad ke-16 hingga ke-11 Sebelum Masehi). Reservasi online untuk museum baru akan dibuka pada hari Kamis melalui situs resminya ayyx.com.

Hampir 4.000 peninggalan budaya yang digali, termasuk barang perunggu, tembikar, artefak batu giok, dan tulang ramalan, semua akan dipajang di museum.  Benda-benda arkeologi tersebut, lebih dari tiga perempatnya belum pernah dipamerkan ke publik sebelumnya.

Reruntuhan Yinxu, terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 2006, yang menjadi tuan rumah ibu kota Shang pada periode selanjutnya. Pertama kali digali pada tahun 1928, Yinxu juga merupakan reruntuhan ibu kota kuno yang paling lama dipelajari di Tiongkok, dan karenanya dihormati sebagai salah satu tempat lahirnya arkeologi Tiongkok modern.

Situs ini juga menghasilkan banyak temuan berupa tulang ramalan berusia 3.300 tahun, berupa ukiran tulang hewan dan cangkang kura-kura, yang digunakan untuk meramal dan mencatat peristiwa, yang mengungkap sistem penulisan karakter Tiongkok tertua yang pernah diketahui.

Saat mengunjungi Reruntuhan Yinxu pada Oktober 2022, Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa karakter Tiongkok sangatlah luar biasa, dan menjadi penghubung penting dalam pembangunan bangsa Tiongkok.  Xi kemudian menyerukan untuk lebih mementingkan dan melakukan lebih banyak upaya dalam penelitian arkeologi, untuk melanjutkan proyek penelusuran asal-usul peradaban Tiongkok.

Yan Yalin, direktur departemen arkeologi di Administrasi Warisan Budaya Nasional mengatakan, banyak terobosan arkeologi penting yang dilakukan dalam beberapa tahun terakhir di situs Yinxu dan sekitarnya. Misalnya, ditemukan sistem jalan perkotaan, dan sisa-sisa danau buatan di kawasan kuil leluhur kerajaan. Makam raja Shang tertua yang dikonfirmasi, juga telah ditemukan. (gov.cn)