Beijing, Radio Bharata Online - Menurut pejabat China Electric Power Planning and Engineering Institute (EPPEI), Tiongkok diperkirakan akan meningkatkan kapasitas energi baru terpasangnya lebih dari dua kali lipat pada tahun 2030 dibandingkan dengan level tahun 2023.

Pada tahun 2023, output pembangkitan energi terbarukan telah melampaui tiga triliun kWh, yang merupakan sekitar sepertiga dari total konsumsi listrik negara tersebut. Pembangkitan daya energi terbarukan per kapita mencapai 2.000 kWh.

"Output pembangkitan energi baru sekitar 1,2 miliar kWh tahun lalu, menempati peringkat pertama di dunia. Angka tersebut diantisipasi akan meningkat lebih dari dua kali lipat pada tahun 2030," kata Liu Shiyu, Wakil Direktur EPPEI.

Tiongkok telah melihat kapasitas energi baru terpasangnya tumbuh dengan cepat berkat transisi energi yang sedang berlangsung. Negara tersebut telah mengembangkan sistem pasokan daya yang beragam yang mencakup batu bara, gas, tenaga nuklir, tenaga air, dan sumber energi baru.