Radio Bharata Online - Setelah sampel pertama yang dikumpulkan dari sisi jauh Bulan berhasil ditransfer dari penjelajah Chang'e-6 ke modul pengembali pada hari Kamis (6/6), wahana ini akan kembali ke Bumi sesuai rencana.
Wahana penjelajah Chang'e-6 milik China berhasil bertemu dan merapat dengan kombinasi pengorbit-pengembali wahana tersebut di orbit Bulan pada pukul 14:48 Waktu Beijing pada hari Kamis (6/6), demikian diumumkan oleh Badan Antariksa Nasional Tiongkok atau China National Space Administration (CNSA).
Seorang ahli dari CNSA mengatakan bahwa wahana tersebut siap untuk kembali ke Bumi. Setelah mengorbit bulan selama sekitar 14 hari, kombinasi pengorbit-pengembara akan memasuki orbit transfer Bulan-Bumi. Kemudian kombinasi tersebut akan beroperasi di orbit tersebut selama sekitar lima hari dan akan melakukan satu hingga tiga kali penyesuaian orbit selama periode ini.
Pada posisi sekitar 5.000 kilometer di atas Bumi, wahana pengorbit akan berpisah dari wahana pengembara dan memulai fase memasuki atmosfer dan kembali ke Bumi.
Wahana pengembara yang membawa sampel bulan yang dikumpulkan di Cekungan Kutub Selatan-Aitken atau South Pole-Aitken (SPA) ini akan mendarat di area pendaratan yang direncanakan di Siziwang Banner, Daerah Otonomi Mongolia Dalam, Tiongkok utara. Pendaratan ini akan menandai akhir dari 53 hari perjalanan Chang'e-6 terbang ke Bulan dan kembali.