St. Petersburg, Bharata Online - Koordinasi strategis yang komprehensif antara Rusia dan Tiongkok telah dan akan terus menjadi sangat penting dalam menjaga stabilitas global dan meningkatkan tata kelola global, kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg ke-29 yang sedang berlangsung di Saint Petersburg, Rusia.
Berbicara di studio China Media Group (CMG) di sela-sela forum tersebut, Zakharova mengatakan bahwa hubungan bilateral antara Rusia dan Tiongkok berkembang pesat setelah kedua negara menandatangani Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan Tiongkok-Rusia 25 tahun yang lalu.
"Beberapa minggu lalu, Presiden Rusia mengunjungi ibu kota Tiongkok dan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Xi. Kita dapat mengatakan bahwa Perjanjian (Perjanjian Bertetangga Baik dan Kerja Sama Persahabatan antara Rusia dan Tiongkok) benar-benar berhasil. Memasuki abad ke-21, hubungan kita mulai berkembang secara besar-besaran, intensif, dan produktif, tepat berdasarkan Perjanjian tersebut. Kedua negara mengkoordinasikan posisi mereka baik di platform internasional maupun pada isu-isu strategis utama yang penting bagi kedua negara dan seluruh dunia. Tiongkok dan Rusia tidak diragukan lagi mengutamakan kepentingan nasional. Tetapi pada saat yang sama, kedua negara memahami bahwa seluruh umat manusia menghadapi berbagai tantangan—tantangan yang dihadapi semua negara. Dan tantangan-tantangan ini harus diatasi dan dijawab secara kolektif oleh semua bangsa," jelasnya.
Atas undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, Presiden Rusia, Vladimir Putin, melakukan kunjungan kenegaraan ke Tiongkok dari tanggal 19 hingga 20 Mei 2026, dengan kedua pemimpin sepakat untuk memperpanjang Perjanjian tersebut lebih lanjut.
Menurut penyelenggara, Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg ke-29 resmi dibuka pada hari Rabu (3/6), mempertemukan sekitar 20.000 perwakilan dari kalangan politik, bisnis, dan akademisi dari lebih dari 100 negara dan wilayah. Acara empat hari ini berfokus pada pengembangan model-model baru pembangunan global di tengah transformasi yang sedang berlangsung dalam perekonomian dunia.