Canberra, Radio Bharata Online - Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, mengatakan pada hari Rabu (20/3) bahwa perbedaan dan ketidaksepakatan tidak boleh menentukan hubungan Australia-Tiongkok, dan kedua negara harus sebisa mungkin mencari kepentingan bersama.
Albanese menyampaikan pernyataan tersebut saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, yang sedang berkunjung di Canberra.
Wang, yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok, saat ini sedang melakukan tur dari tanggal 17 hingga 21 Maret 2024 untuk kunjungan resmi ke Selandia Baru dan Australia.
Albanese mengatakan pihak Australia senang melihat bahwa dalam dua tahun terakhir, hubungan Australia-Tiongkok telah kembali ke arah yang benar, dan Australia bersedia menjaga pertukaran tingkat tinggi yang erat dengan Tiongkok dan memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang.
Albanese menekankan bahwa Australia selalu berpegang pada kebijakan Satu Tiongkok, dan akan terus mendukungnya.
Mengingat hambatan-hambatan yang dihadapi dalam hubungan Tiongkok-Australia telah diatasi satu per satu, dan kasus-kasus yang belum terselesaikan telah diselesaikan dengan baik, Wang mengatakan hubungan Tiongkok-Australia telah mewujudkan transformasi penting kedua setelah pemerintahan Partai Buruh Australia saat ini berkuasa.
Wang mengatakan Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Australia untuk mendorong pertukaran tingkat tinggi, melanjutkan mekanisme dialog antara kedua negara, dan memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan di berbagai bidang.
Dengan menyerukan upaya untuk mengelola dan mengatasi perbedaan dengan semangat saling menghormati, Wang mengatakan kedua negara harus bersama-sama mendorong pembangunan kemitraan strategis yang komprehensif Tiongkok-Australia yang lebih matang, stabil dan bermanfaat.