Beijing, Radio Bharata Online - Tiongkok merilis laporan kerja 2022 tentang memerangi pelanggaran hak kekayaan intelektual (HKI) dan pemalsuan di Beijing pada hari Rabu (26/4).

Laporan tersebut menganalisis situasi ekonomi internasional dan domestik dan mempresentasikan kemajuan serta pencapaian negara dalam memperdalam kerja sama internasional, meningkatkan undang-undang dan peraturan, memperkuat penegakan hukum administrasi, meningkatkan perlindungan peradilan, mendiversifikasi tata kelola, memperluas pendidikan publik dan mengoptimalkan desain tingkat atas.

Laporan tersebut, yang diterbitkan dalam bahasa Tiongkok dan Inggris, akan membantu masyarakat internasional lebih memahami perlindungan hak kekayaan intelektual Tiongkok.