BEIJING, Radio Bharata Online – Raksasa kedirgantaraan Tiongkok, China Aerospace Science and Technology Corporation (CASC) mengeluarkan cetak biru tahunannya pada hari Rabu (18/01), mengungkap hampir 70 peluncuran untuk mengirim 200 wahana ke luar angkasa pada tahun ini.  Sedangkan rekor pada tahun 2022, Tiongkok berhasil dengan lebih dari 50 peluncuran.

Menurut catatan Global Times, Stasiun Luar Angkasa Tiongkok, setelah menyelesaikan tahap konstruksi dan perakitan di orbit, telah memasuki tahap aplikasi dan pengembangan, dan memulai operasi normal.

Tahun ini Tiongkok akan meluncurkan satu pesawat ruang angkasa kargo, dua pesawat ruang angkasa berawak, dan dua misi pengembalian awak berikutnya.

Dalam ranah eksplorasi luar angkasa, CASC akan memajukan misi penyelidikan bulan Fase 4 dan eksplorasi asteroid.

Sementara Administrasi Ruang Angkasa Nasional Tiongkok, China National Space Administration (CNSA) mengatakan, Tiongkok akan meluncurkan satelit relai Queqiao-2, yang akan menyediakan layanan relai komunikasi data untuk misi Chang'e-6,  7 dan -8.

Wang Qiong, wakil kepala perancang misi Chang'e-6, mengungkapkan bahwa sebagai cadangan dari misi Chang'e-5,  Chang'e-6 akan berusaha untuk melakukan misi pengembalian sampel bulan dari sisi terjauhnya pada tahun 2024 atau 2025.

Menurutnya, Chang'e-6 diatur untuk mengunjungi sisi gelap bulan, dan menemukan serta mengumpulkan sampel bulan dari berbagai wilayah dan usia yang berbeda.  

Hu Hao, kepala perancang misi Chang'e-6, mengatakan bahwa Queqiao-2 akan diluncurkan pada awal tahun 2024. (Global Times)