BEIJING, Radio Bharata Online - Tiongkok akan terus menerapkan kebijakan pajak penghasilan pribadi preferensial terkait insentif ekuitas perusahaan tercatat dan program penghubung saham antara pasar keuangan daratan dan Hong Kong.
Seperti dilansir dari resmi Xinhua, insentif ekuitas perusahaan terbuka akan terus dikenakan pajak secara terpisah dari 1 Januari hingga 31 Desember 2023, menurut Kementerian Keuangan dan Administrasi Perpajakan Negara pada hari Senin.
Kebijakan pajak penghasilan pribadi yang menguntungkan terkait program penghubung saham daratan-Hong Kong dan pengakuan dana bersama juga akan tetap berlaku tahun ini.
Pihak berwenang berharap kebijakan tersebut dapat mendukung inovasi bisnis dan keterbukaan pasar modal.