BEIJING, Radio Bharata Online - Zhao Zhiguo, Pejabat senior dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) pada hari Rabu mengatakan,
skala daya komputasi Tiongkok tumbuh 30 persen setiap tahun, dengan total daya peringkat kedua di dunia.
Menurutnya, sebagai bentuk produktivitas baru di era ekonomi digital, daya komputasi telah menjadi pendukung penting bagi pembangunan ekonomi dan sosial yang berkualitas tinggi.
Zhao yang juga Ketua Insinyur di MIIT mengatakan, bahwa pasokan daya komputasi yang komprehensif di Tiongkok, tumbuh pesat, dengan 39 persen fasilitas berada di wilayah tengah dan barat, dan lebih dari 100 kabel serat optik utama, terhubung ke pusat simpul (node hub) tersebut, untuk memastikan koneksi internet yang efektif.
Berdasarkan catu daya komputasi ini, Tiongkok telah mengembangkan teknologi mutakhir, seperti pelatihan dan deduksi model bahasa besar, semikonduktor, dan teknologi komputasi heterogen multi-dimensi.
Zhao menambahkan bahwa fondasi daya komputasi yang kuat dan kokoh, telah memberdayakan penelitian ilmiah di bidang biomedis, astronomi, dan geografi untuk hasil yang bermanfaat. Dengan teknologi daya komputasi, kualitas kehidupan manusia ditingkatkan, misalnya sebagai hasil pengembangan mengemudi otonom dan rendering pembuatan film.
Seiring dengan meningkatnya permintaan untuk pengembangan kecerdasan buatan umum, Zhao mengatakan bahwa kementerian akan meningkatkan pengembangan daya komputasi negara, yang berkualitas tinggi dari pembangunan infrastrukturnya, terobosan teknologi utama, dan memberdayakan nilai aplikasi industrinya.
Zhao menyampaikan laporan ini, karena Tiongkok melihat perkembangan yang stabil dalam ekonomi industrinya. Output industri bernilai tambah Tiongkok, naik 3,8 persen year on year pada paruh pertama tahun 2023, naik 0,8 persen dibandingkan dengan kuartal pertama. (CGTN)