BEIJING, Radio Bharata Online - Legislatif tinggi Tiongkok, pada hari Kamis mengecam keras resolusi DPR AS baru-baru ini, tentang masuknya pesawat tak berawak sipil Tiongkok ke wilayah udara AS.
Komite Urusan Luar Negeri Kongres Rakyat Nasional (NPC) dalam sebuah pernyataan mengatakan, apa yang disebut resolusi tentang penggunaan balon Tiongkok di atas wilayah AS meningkatkan ancaman, tidak lebih dari hype-up berbahaya dan manipulasi politik. NPC dengan tegas mengecam keras resolusi itu.
Pernyataan Legislatif tersebut menekankan, bahwa Tiongkok sebagai negara yang bertanggung jawab, selalu secara ketat mematuhi hukum internasional, menghormati kedaulatan dan keutuhan wilayah semua negara, dan tidak memiliki niat untuk melanggar wilayah, dan wilayah udara negara berdaulat mana pun.
Memperhatikan bahwa pesawat tak berawak Tiongkok memasuki AS karena force majeure, itu sepenuhnya merupakan insiden yang tidak terduga, dan tidak menimbulkan ancaman apa pun bagi personel dan keamanan AS.
Tiongkok segera memberi tahu insiden tak terduga itu kepada pihak AS dan komunitas internasional, dan meminta AS untuk menangani situasi dengan tenang, profesional, dan terkendali. Demikianmenurut pernyataan itu, sambil menambahkan bahwa penggunaan kekuatan pihak AS, merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.
Tiongkok juga mengatakan bahwa AS telah menerbangkan balon secara ilegal di wilayah udaranya lebih dari 10 kali sejak 2022
Pernyataan tersebut menekankan bahwa hubungan yang didasarkan pada hasil yang saling menguntungkan dan saling menghormati, adalah kepentingan mendasar orang-orang di Tiongkok serta AS, dan diharapkan oleh komunitas internasional.
Legislatif Tiongkok mendesak Kongres AS untuk menghormati fakta, semangat hukum internasional, norma dasar yang mengatur hubungan internasional, dan berhenti memfitnah Tiongkok, serta bertindak memperburuk situasi. (CGTN)