Beijing, Radio Bharata Online - Administrasi Imigrasi Nasional atau National Immigration Administration (NIA) pada hari Rabu (19/7) mengatakan bahwa Tiongkok mencatat 168 juta perjalanan masuk dan keluar pada paruh pertama tahun 2023, naik 48,8 persen dari tahun 2019, dan mengalami pemulihan penuh perjalanan antara Guangdong, Hong Kong, dan Makau.
Dalam rincian perjalanan berdasarkan data dari NIA menunjukkan bahwa 80,276 juta perjalanan masuk dan keluar dilakukan oleh penduduk daratan Tiongkok, 74,903 juta oleh penduduk dari Hong Kong, Makau, dan Taiwan, dan 8,438 juta oleh warga negara asing.
Menurut data NIA, dari Januari hingga Juni tahun ini, Tiongkok melihat 53,8 persen lebih banyak kendaraan transportasi keluar-masuk dibandingkan tahun 2019, yang mencapai 9,831 juta.
Diantaranya adalah 204.000 penerbangan pesawat, 191.000 perjalanan kapal, 44.000 kereta api, dan 9,392 juta mobil.
"Kami telah sepenuhnya melanjutkan proses bea cukai di pelabuhan antara Guangdong, Hong Kong, dan Makau, memulihkan layanan penumpang secara tertib di 61 pelabuhan perbatasan darat, dan mengujicobakan pintu keluar dan masuk untuk wisatawan kapal pesiar internasional di Shanghai dan Shenzhen," ujar Zhang Ning, juru bicara NIA.