Beijing, Radio Bharata Online - Dalam konferensi pers di Beijing pada hari Kamis (18/1), He Yadong, Juru Bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok, mengatakan bahwa kerja sama ekonomi Tiongkok-Rusia telah mempertahankan perkembangan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir, dengan nilai perdagangan tumbuh 26,3 persen dari tahun ke tahun menjadi 240,1 miliar dolar AS (sekitar 3.751 triliun rupiah) pada tahun 2023.
"Pada tahun 2023, perdagangan barang bilateral antara Tiongkok dan Rusia mencapai 240,1 miliar dolar AS, meningkat 26,3 persen dari tahun sebelumnya. Kementerian Perdagangan akan bekerja sama dengan departemen terkait dan berusaha keras untuk mengimplementasikan konsensus penting yang dicapai oleh para pemimpin kedua negara," ujar He.
"Kami akan bekerja untuk mengkonsolidasikan tren perkembangan positif kerja sama ekonomi dan investasi Tiongkok-Rusia, memperluas kerja sama di bidang-bidang baru seperti perdagangan hijau dan digital, mempercepat pengembangan bentuk-bentuk bisnis baru seperti e-commerce lintas batas, meningkatkan interkonektivitas lintas batas, memperkuat kerja sama antara perusahaan dan daerah kedua negara, dan terus memperkaya substansi kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Rusia," lanjutnya.