Sanya, Radio Bharata Online - Melanjutkan kegiatan Tur Hainan Rekan Media ASEAN "Melihat Tiongkok dari Dekat"  (ASEAN Media Partners "China Up Close" Hainan Tour) yang diselenggarakan oleh China Media Group (CMG) melalui China Global Television Network (CGTN) di hari ke-2, Bharata Online bersama rombongan wartawan Tiongkok dan asing yang terdiri dari 50 orang lebih, termasuk 11 media dari 9 negara ASEAN mengunjungi Kota Sains dan Teknologi Teluk Yazhou (Yazhou Bay Science and Technology City).

Kota Sains dan Teknologi Teluk Yazhou (Yazhou Bay Science and Technology City) adalah proyek ambisius yang menempatkan Sanya sebagai pusat inovasi dan penelitian di provinsi Hainan. Dengan fokus pada penelitian kelautan, bioteknologi, dan teknologi energi terbarukan, kawasan ini menawarkan peluang besar bagi perusahaan, peneliti, dan investor untuk berkolaborasi dan mengembangkan solusi yang dapat membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Kota Sains dan Teknologi Teluk Yazhou adalah bagian dari upaya pemerintah Tiongkok untuk mengubah pulau Hainan menjadi zona ekonomi khusus dan pusat inovasi global. Proyek ini dirancang untuk menarik perusahaan, peneliti, dan investor dari berbagai bidang untuk bekerja sama dalam mengembangkan teknologi dan solusi yang dapat menguntungkan lingkungan dan masyarakat.

Tujuan utama dari kawasan ini adalah untuk menciptakan ekosistem inovatif yang dapat mendorong kolaborasi antara industri, universitas, dan lembaga penelitian. Selain itu, proyek ini juga diharapkan dapat menarik investasi asing dan memberikan peluang kerja baru bagi penduduk lokal.

Kota Sains dan Teknologi Teluk Yazhou memiliki infrastruktur yang dirancang untuk mendukung berbagai jenis penelitian dan inovasi. Kawasan ini mencakup laboratorium canggih, pusat penelitian, dan fasilitas konferensi. Selain itu, ada juga kawasan khusus untuk perusahaan rintisan (startup) dan inkubator bisnis, yang memberikan dukungan kepada pengusaha muda yang ingin mengembangkan ide-ide mereka menjadi produk dan layanan yang dapat dipasarkan.

Mengingat letaknya di tepi pantai, salah satu fokus utama kawasan ini adalah penelitian kelautan, khususnya laut dalam. Pusat penelitian kelautan di kawasan ini dinamakan Kota Teknologi Laut Dalam. Dilengkapi dengan peralatan dan teknologi terkini untuk studi ekosistem laut, konservasi sumber daya laut, dan eksplorasi teknologi kelautan. Dengan peralatan dan kemampuan teknologi yang dimiliki saat ini, tempat ini menjadi salah satu pusat penelitian laut dalam tercanggih di dunia.

Miniatur peralatan teknologi laut dalam di Kota Teknologi Laut Dalam Sanya

(Miniatur peralatan teknologi laut dalam di Kota Teknologi Laut Dalam Sanya)

Selain itu, terdapat juga Laboratorium Bibit Teluk Yanzhou Hainan (Hainan Yanzhou Bay Seed Laboratory) yang didirikan pada tanggal 12 Mei 2021. Laboratorium ini berfungsi sebagai fasilitas penelitian bioteknologi, dengan fokus pada inovasi bibit untuk menemukan tanaman yang lebih handal, mudah dibudidayakan, dan tahan terhadap penyakit tanaman. Laboratorium ini berperan penting dalam mengembangkan industri pangan dan meningkatkan ketahanan pangan negara. Selain itu, di sini juga dikembangkan obat-obatan dan produk kesehatan yang berasal dari sumber daya alam lokal.

Di area lain, terdapat Pusat Inovasi Sains dan Teknologi Agrikultur. Salah satu prestasinya adalah berhasil melakukan rekayasa genetik terhadap berbagai jenis buah di sini menghasilkan buah yang lebih cepat berkembang, rasa lebih enak dan manis, dan ukuran buah yang lebih besar. Mereka bahkan berhasil mengembangbiakkan buah durian yang sebelumnya tidak bisa tumbuh di Tiongkok. Sebelumnya, masyarakat Tiongkok hanya bisa menikmati buah durian yang diimpor dari Asia Tenggara. Tetapi sekarang, di Hainan sudah bisa menghasilkan durian sendiri.

Selain durian, juga ada sejenis buah unik yang dinamakan buah rahasia. Buah yang penampilan luarnya, baik warna, bentuk, dan ukuran yang mirip melinjo ini, setelah dimakan, selama setengah jam , apapun yang dimakan akan terasa manis sehingga buah ini cocok dimakan ketika perlu meminum obat herbal yang pahit.

Pisang berwarna merah yang berhasil dikembangkan di Pusat Inovasi Sains dan Teknologi Agrikultur Sanya

(Pisang berwarna merah yang berhasil dikembangkan di Pusat Inovasi Sains dan Teknologi Agrikultur Sanya)