Dikabarkan, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva baru-baru ini menyatakan, pendiri WikiLeaks Julian Paul Assange telah melakukan pekerjaan penting dalam mengungkap tindakan ilegal suatu negara terhadap negara lain, dan semua orang seharusnya melindunginya.

Menanggapi pernyataan Presiden Brasil tersebut, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Wang Wenbin hari Senin kemarin (12/6) menyatakan, yang harus diadili bukanlah Julian Paul Assange yang telah mengungkap fakta, melainkan “Imperium Peretas” yang memantau dan mencuri informasi rahasia dari berbagai negara tanpa pandang bulu dan berupaya menutupi kejahatannya sendiri.

Pewarta : CRI