JAKARTA, Radio bharata Online - Baru-baru ini viral di media sosial TikTok,  beredar unggahan video dengan narasi bank akan menarik seluruh kartu ATM.  Menurut pengunggah, penarikan kartu ATM tersebut akan dilakukan karena bank akan mengurangi transaksi tunai dan menggantikannya dengan digital. Pengunggah bahkan menyebut jumlah keberadaan ATM Tunai nantinya akan dikurangi.

Berkaitan dengan hal tersebut Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono mengatakan  informasi tersebut tidak benar. Sejauh ini, tidak ada informasi dari BI terkait dengan adanya penarikan seluruh kartu ATM oleh perbankan. Pasalnya transaksi dengan uang cash masih diperlukan

Ditambahkannya Digitalisasi dalam jangka panjang akan mengurangi kebutuhan uang kertas seperti sudah terjadi di banyak tempat, tetapi kebutuhan uang kertas akan tetap ada,"

Lebih lanjut, Erwin mengatakan, bank pada waktunya tentu akan menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat terkait uang kertas. "Kalau kebutuhan masih ada tentu mereka tidak akan serta merta menghentikan servisnya," imbuh dia.
seperti dikutip dari kompas.com, secara terpisah, Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto juga menegaskan bahwa informasi yang menyebut bahwa seluruh kartu ATM akan ditarik oleh pihak bank karena perbankan mengurangi transaksi tunai adalah hal yang tidak benar. Namun ia  menambahkan, masyarakat kini semakin memilih bentuk transaksi yang lebih praktis. “Gaya hidup masyarakat yang kian melek digital membuat transaksi cardless kian diminati di masyarakat. Tentu saja karena selain menambah kepraktisan dalam bertransaksi, transaksi cardless ini juga aman,