Hangzhou, Bharata Online - Dengan persahabatan Tiongkok-Laos yang terus menunjukkan kekuatan yang abadi, kedua negara berupaya untuk meningkatkan kerja sama di tingkat negara dan partai, kata Thongloun Sisoulith, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Revolusioner Rakyat Laos dan Presiden Laos, pada hari Rabu (3/6).
Thongloun tiba di Hangzhou, ibu kota Provinsi Zhejiang di Tiongkok Timur, pada hari Selasa (2/6) untuk kunjungan kenegaraan lima hari ke Tiongkok atas undangan Presiden Xi Jinping.
Dalam wawancara eksklusif dengan China Media Group (CMG) pada hari berikutnya, pemimpin yang berkunjung tersebut berbagi harapannya untuk masa depan hubungan bilateral.
"Tahun ini menandai peringatan ke-65 pembentukan hubungan diplomatik antara Laos dan Tiongkok, dan juga merupakan Tahun Persahabatan Laos-Tiongkok. Sejak berdirinya Republik Demokratik Rakyat Laos, hubungan antara Laos dan Tiongkok terus semakin dalam, kuat, dan luas di semua bidang. Ini jelas terlihat. Saya percaya bahwa mulai sekarang, kerja sama dan hubungan diplomatik antara kedua negara kita akan menjadi lebih baik, lebih kuat, lebih dalam, dan ditingkatkan ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.
Sebagai negara tetangga yang bersahabat, Tiongkok dan Laos memiliki persahabatan yang telah berlangsung selama beberapa generasi. Pada tahun 1960-an, Tiongkok membantu Laos yang dilanda perang untuk mendirikan Sekolah "67" di Kota Nanning, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang di selatan. Thongloun, yang saat itu berusia 20-an, termasuk di antara para guru yang mendampingi lebih dari 500 siswa Laos dalam perjalanan pendidikan mereka di Tiongkok.
Mengenang sejarah bersama tersebut, Thongloun mengatakan kedua negara sedang membangun kerja sama dan persahabatan yang lebih dalam, dipandu oleh semangat "Empat Kebaikan" -- tetangga yang baik, teman yang baik, rekan yang baik, dan mitra yang baik.
"Ini adalah bagian dari pengalaman bersama kita. Saya percaya bahwa Partai Komunis Tiongkok dan Partai Revolusioner Rakyat Laos memiliki cita-cita yang sama. Kerja sama dan hubungan kuat kita memiliki sejarah panjang, dan akan terus berkembang. Kerja sama antara kedua partai dan kedua negara kita semakin erat. Dipandu oleh semangat 'Empat Kebaikan', kita telah membangun kemitraan strategis jangka panjang dan stabil. Kita juga bertekad untuk membangun komunitas Laos-Tiongkok dengan masa depan bersama. Saling pengertian kita akan membantu kedua negara kita terus bergerak maju di jalan sosialis," jelasnya.