JAKARTA, Radio Bharata Online - Perayaan 73 Tahun berdirinya Republik Rakyat Tiongkok (RRT) yang digelar secara virtual, Rabu (28/9/2022) turut memaparkan pencapaian kemitraan strategis komprehensif Tiongkok dengan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN)

Pada November 2021, Presiden Xi Jinping dan para Pemimpin ASEAN bersama-sama menghadiri KTT peringatan 30 tahun hubungan dialog Tiongkok-ASEAN, dan secara resmi mengumunkan pembentukan kemitraan strategis komprehensif Tiongkok dan ASEAN.

Di bawah panduan para pemimpin hubungan Tiongkok dan ASEAN akan terus berkembang lebih dalam dan pembangunan "Lima Rumah" terus membuat progress yang solid.

Kerjasama politik dan keamanan kedua belah pihak terus berkembang. Presiden XI jinping, Perdana Menteri Li Keqiang, Anggota Dewan Negara Merangkap Menteri Luar Negeri Wang Yi telah melakukan komunikasi strategis yang mendalam dengan para pemimpin negara ASEAN melalui berbagai cara, memberikan dorongan kuat untuk membangun komunitas Tiongkok ASEAN yang lebih kuat demi masa depan bersama.

Kedua belah pihak telah merumuskan rencana aksi kemitraan strategis yang komprehensif. Bersama memperingati 20 tahun penandatanganan Deklarasi Perilaku para Pihak di Laut Tiongkok Selatan (DOC) dan secara aktif mempromosikan konsultasi tentang kode etik (COC) di laut Tiongkok Selatan, dan memperkuat rasa saling percaya di bidang politik.

Kerjasama yang saling menguntungkan antara Tiongkok dan ASEAN di berbagai bidang terus diperluas dan diperdalam. Bekerja sama dalam menghadapi pandemi di abad ini, bersama mengatasi kesulitan melawan COVID-19 dengan aktif menerapkan inisiatif "Perisai kesehatan Tiongkok-ASEAN", menetapkan model kerjasama global dalam memerangi pandemi COVID-19.

Hubungan ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan ASEAN menjadi lebih erat, yang secara efektif mendorong pemulihan ekonomi regional. Tiongkok dan ASEAN adalah mitra dagang terbesar satu sama lain dengan volume perdagangan di 544,9 miliar dolar AS pada 7 bulan pertama tahun ini, mempertahankan pertumbuhan pesat 2 digit.

Investasi kumulatif dua arah telah melampaui volume 340 miliar dolar AS. Kedua belah pihak bersama-sama menerapkan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif regional (RCEP) yang secara aktif mempromosikan pembangunan kawasan perdagangan bebas Tiongkok-ASEAN versi 3.0, dan mencapai hasil bermanfaat dalam kerjasama Satu Sabuk, Satu Jalan (One Belt One Road).

Pertukaran budaya dan kerjasama antar masyarakat, serta kerjasama antara Tiongkok dan ASEAN semakin bertumbuh. Interaksi antara kedua belah pihak tidak terputus oleh pandemi, dan pertukaran serta kerjasama di berbagai bidang seperti budaya, pariwisata, pemuda, wadah pemikir dan media terus dilakukan baik secara online maupun offline.

Kedua belah pihak telah memberikan peran penuh pada mekanisme dan platform seperti Dana Kerja Sama Tiongkok-ASEAN, dan dengan hati-hati mengimplementasikan proyek-proyek unggulan seperti Beasiswa ASEAN-CHINA Young Leader Scholarship (ACYLS), meningkatkan saling pengertian dan persahabatan antar masyarakat dari kedua belah pihak.

Tiongkok siap untuk bekerjasama dengan para member ASEAN untuk mempraktikkan keterbukaan regionalisme. Bersama-sama, akan membuat babak baru dalam kerjasama dan pembangunan regional.

Editor: Thomas Rizal