BEIJING, Radio Bharata Online - Sebuah laporan yang dirilis oleh Survei Geologi Tiongkok dari Kementerian Sumber Daya Alam menunjukkan bahwa kualitas geo-kimia tanah di Tiongkok dalam kondisi baik secara keseluruhan, lapor Science and Technology Daily edisi Jumat.
Menurut laporan tersebut, seperti dilansir dari Xinhua, tanah kelas premium, baik dan menengah melebihi 90 persen dari total di seluruh negeri, yang memenuhi kebutuhan produksi pertanian.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa tanah hitam di timur laut Tiongkok kaya akan bahan organik, 1,4 kali rata-rata nasional, dan memiliki kemampuan yang kuat untuk menahan air dan pupuk.
Laporan itu juga menunjukkan pola distribusi keseluruhan di mana tanah di bagian selatan negara itu cenderung asam, sedangkan di utara lebih basa, dengan tanah netral mencapai 12 persen. Data tersebut dapat memberikan dasar untuk pengambilan keputusan tentang konservasi dan pemulihan ekologi, serta restrukturisasi budidaya pertanian, menurut laporan tersebut.
Selain itu, lahan kaya selenium mencapai 16 persen dari total lahan dan tersebar di seluruh wilayah setingkat provinsi, sehingga cocok untuk mengembangkan pertanian kaya selenium dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian.
Laporan tersebut didasarkan pada hasil survei geo-kimia tanah nasional selama dua dekade, yang mencakup area seluas 2,67 juta kilometer persegi di 31 provinsi, daerah otonom, dan kotamadya di Tiongkok.