Beijing, Radio Bharata Online - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Wang Wenbin, mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Beijing pada hari Selasa (6/2) bahwa Tiongkok mendesak pihak-pihak terkait yang terlibat dalam krisis Timur Tengah untuk menghormati kedaulatan dan integritas teritorial negara lain.

Wang membuat pernyataan tersebut ketika diminta untuk memberikan informasi lebih lanjut mengenai pertemuan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB), dengan Tiongkok dan Rusia mengkritik AS karena memicu ketegangan di Timur Tengah.

Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada Senin (5/2) sore setelah militer AS melancarkan serangan udara ke target-target di wilayah Suriah dan Irak pada 3 Februari 2024.

"Kami telah berulang kali mengatakan bahwa situasi di Timur Tengah sangat kompleks dan rumit. Kami mendesak pihak-pihak terkait untuk tetap tenang dan menahan diri," kata Wang.

Jubir tersebut mengatakan pihak-pihak terkait harus dengan sungguh-sungguh mematuhi Piagam PBB dan hukum internasional, menghormati kedaulatan dan integritas teritorial negara lain, serta mencegah situasi di wilayah tersebut agar tidak semakin memanas atau bahkan lepas kendali.