Menurut laporan, Kementerian Luar Negeri Kuba dalam pernyataannya   hari Selasa lalu (11/7) menentang keras dan mengecam kapal selam nuklir AS yang baru-baru ini berlabuh selama beberapa hari di pangkalan AL AS di Teluk Guantanamo Kuba, dan menyebut bahwa tindakan tersebut adalah sebuah “peningkatan provokasi”. Menanggapi hal tersebut, jubir Kemlu Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari Kamis kemarin (13/7) menyatakan, pihak Tiongkok mendesak pihak AS untuk menghentikan provokasi militernya dan segera menghapuskan blokade dan sanksinya terhadap Kuba.

Pewarta : CRI