Presiden Tiongkok, Xi Jinping menggelar pertemuan kepala negara Tiongkok, Rusia, dan Mongolia yang keenam bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh pada Kamis (15/9/2022) di Kompleks Forumlar Majmuasi di Samarkand.
Xi menggarisbawahi daya pendorong dan ketahanan yang kuat dalam kerja sama antara Tiongkok, Rusia, dan Mongolia.
Xi mengajukan sebuah proposal dengan empat poin untuk memperdalam kerja sama Tiongkok-Rusia-Mongolia. Pertama, menjaga kerja sama trilateral di arah yang benar. Penting untuk memperdalam kepercayaan politik, meningkatkan dukungan dan rasa hormat terhadap satu sama lain dan mengakomodasi kepentingan inti dan kekhawatiran utama masing-masing, serta memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam urusan internasional maupun regional.
Kedua, meningkatkan kerja sama dalam kerangka Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization atau SCO) untuk bersama-sama membangun platform kerja sama guna melawan berbagai risiko dan tantangan serta platform pertumbuhan yang membantu melepaskan potensi pembangunan.
Ketiga, menindaklanjuti kesepahaman yang dicapai dalam pembangunan Koridor Ekonomi Tiongkok-Mongolia-Rusia, mendukung kawasan yang bertetangga itu dalam memperdalam kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, pertukaran antarmasyarakat, pariwisata, dan berbagai bidang lainnya, serta melanjutkan pembangunan platform berkualitas tinggi untuk pertukaran antara komunitas bisnis dari tiga negara.
Keempat, bekerja demi mendapatkan lebih banyak hasil dalam kerja sama trilateral dan mendukung ekspansi pembayaran dalam mata uang lokal dalam perdagangan bersama. Lembaga-lembaga keuangan Rusia dan Mongolia dipersilakan untuk bergabung dengan Sistem Pembayaran Antarbank Lintas Batas RMB (Renminbi) untuk membangun sebuah benteng keamanan keuangan yang kuat di kawasan tersebut.
Ketiga negara telah mengonfirmasi perpanjangan Garis Besar Rencana Pembangunan terkait Pembentukan Koridor Ekonomi Tiongkok-Mongolia-Rusia (Outline of the Development Plan on Establishing the China-Mongolia-Russia Economic Corridor) selama lima tahun, secara resmi meluncurkan studi kelayakan tentang peningkatan dan pengembangan jalur kereta rute sentral Koridor Ekonomi Tiongkok-Mongolia-Rusia, dan sepakat untuk secara aktif memajukan proyek di pipa gas alam Tiongkok-Rusia seksi Mongolia.
Pewarta: Xinhua