BEIJING, Radio Bharata Online - Seminar triwulanan ketiga Otoritas Energi Atom Tiongkok tentang teknologi nuklir diadakan di Beijing pada hari Rabu (21/09/2022).
Dilansir dari China Daily, lebih dari 90 pejabat pemerintah, peneliti, dan perwakilan industri ambil bagian dalam acara di Pusat Keunggulan Keamanan Nuklir di pinggiran barat daya ibu kota.
Tujuan acara ini adalah agar para peserta dapat menyumbangkan ide-ide mereka tentang bagaimana membuat teknologi nuklir melayani publik dengan lebih baik serta visi mereka untuk pengembangan sektor ini di masa depan.
Para peserta berbagi pandangan mereka dan mendiskusikan berbagai topik, termasuk penerapan teknologi nuklir di sektor medis, industri, pertanian, dan lingkungan.
Pada seminar tersebut, penyelenggara menerbitkan daftar 10 pencapaian utama yang telah dibuat Tiongkok dalam teknologi nuklir selama bertahun-tahun, seperti penggunaan klinis akselerator medis ion berat pertama yang dikembangkan di dalam negeri dan aplikasi industri teknologi berkas elektron dalam pembuangan air limbah.
Dong Baotong, wakil kepala Otoritas Energi Atom China, mengatakan pada seminar bahwa teknologi nuklir telah diadopsi secara luas di banyak industri dan dapat memainkan peran yang lebih penting di dalamnya.
Dong mengatakan Tiongkok harus mempromosikan penggunaan teknologi nuklir dalam pembangunan sosial ekonomi dan membantu bisnis di industri menjadi lebih kuat dan lebih kompetitif untuk memperkuat kemampuan bangsa secara keseluruhan.
Dia juga mendesak para pelaku industri untuk memperluas operasi mereka, menempatkan lebih banyak sumber daya pada penelitian dan pengembangan teknik inti, membangun mekanisme inovasi dan mengoptimalkan metode manajemen mereka.