Beijing, Radio Bharata Online – Konferensi Tingkat Menteri Forum Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Karibia yang keempat, yang akan diadakan di provinsi kepulauan Hainan, Tiongkok selatan, akan membawa peluang baru bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan negara-negara Karibia dengan menyoroti kerja sama di bidang-bidang berkembang, kata seorang pejabat Kementerian Perdagangan mengatakan pada hari Senin.
Pada konferensi pers di Beijing, Lin Feng, Direktur Jenderal Departemen Urusan Amerika dan Oseania Kementerian Perdagangan, mengumumkan bahwa konferensi tersebut, yang diselenggarakan bersama oleh kementerian dan pemerintah provinsi Hainan, akan diadakan di Kota Qionghai mulai September.
Acara ini akan membawa peluang baru untuk memperdalam kerja sama yang saling menguntungkan antara Tiongkok dan negara-negara Karibia dan memberikan momentum baru ke dalam pembangunan ekonomi negara-negara peserta, kata pejabat tersebut.
Konferensi ini akan berfokus pada kerja sama di bidang-bidang yang sedang berkembang dan mengeksplorasi teknologi hijau, rendah karbon, dan digital guna menghadirkan peluang dan model baru bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Karibia, sehingga dapat memperkuat kerja sama tersebut dengan lebih baik. Konferensi ini juga akan mendukung negara-negara Karibia dalam penerapan yang lebih baik. Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB tahun 2030,” kata Lin.
“Kami menyambut negara-negara Karibia untuk menyampaikan kebijakan dan visi mereka dalam mengembangkan ekonomi hijau, biru, dan digital, serta bersama-sama mengeksplorasi pendekatan baru untuk kerja sama berkualitas tinggi antara Tiongkok dan Karibia,” ujarnya.
Mekanisme Forum Kerja Sama Ekonomi dan Perdagangan Tiongkok-Karibia didirikan pada tahun 2004. Bertujuan untuk mendorong kerja sama ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Karibia untuk pembangunan bersama, forum ini berfungsi sebagai mekanisme dialog ekonomi dan perdagangan antar pemerintah tingkat tertinggi antara Tiongkok dan Karibia. negara-negara Karibia.
Sampai saat ini, tiga sesi telah diselenggarakan diantaranya di Jamaika pada tahun 2005, di Kota Xiamen di Provinsi Fujian, Tiongkok timur pada tahun 2007, dan di Trinidad dan Tobago pada tahun 2011.