Menurut laporan, kebijakan Jepang tentang pengontrolan ekspor peralatan manufaktur semikonduktor baru-baru ini secara resmi diberlakukan. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning di depan jumpa pers hari Senin kemarin (24/7) menyatakan, Jepang tanpa menghiraukan keprihatinan serius pihak Tiongkok bersikeras mengeluarkan dan mengimplementasikan kebijakan pengontrolan ekspornya yang ternyata ditujukan pada Tiongkok, Tiongkok menyatakan penyesalan mendalam dan ketidak-puasan. Tiongkok telah melayangkan teguran serius kepada pihak Jepang.

Mao Ning menunjukkan, Tiongkok mendesak Jepang untuk bertolak dari situasi keseluruhan kerja sama ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Jepang serta kepentingannya sendiri dalam jangka panjang, menaati peraturan ekonomi dan perdagangan internasional, tidak menyalahgunakan kebijakan pengontrolan ekspor, serta mencegah langkah terkait yang dapat mengganggu kerja sama kedua negara di bidang industri semikonduktor. Tiongkok akan mencermati dampak dari kebijakan pengontrolan dan dengan tegas membela kepentingannya sendiri.

Pewarta : CRI