Menaggapi perkataan sejumlah pejabat AS dan Eropa mengenai De-risking yang ditujukan pada Tiongkok, jubir Kemlu Tiongkok Wang Wenbin dalam jumpa pers hari Kamis kemarin (13/7) menyatakan, melakukan “desinisasi” dengan mengatasnamakan “de-risking” sebenarnya adalah melepaskan kesempatan, melepaskan kerja sama, kestabilan dan perkembangan, hakikatnya adalah menciptakan risiko dan menyebar-luaskan risiko, dan tidak ada orang yang akan mendapatkan manfaat dari hal itu.
Wang menekankan, di dunia dewasa ini, tidak bekerja sama adalah risiko terbesar, tidak mengupayakan pembangunan merupakan faktor ketidak-amanan yang terbesar, dan tidak bersolidaritas adalah tantangan terbesar. Yang harus dicegah bersama oleh berbagai negara adalah konfrontasi kelompok di bidang politik, risiko “Perang Dingin Baru”, “pelepasan dan pemutusan rantai” ekonomi, risiko pembangunan “tembok tinggi”, intervensi dan agresi di bidang militer, perluasan risiko persekutuan senjata, melimpahkan krisis kepada pihak lain di bidang diplomatik, menghasut perpecahan dengan opini, dan menggembar-gemborkan risiko konfrontasi. Tiongkok bukan sumber risiko tersebut, tapi justru adalah kekuatan teguh yang mencegah dan menghapuskan risiko tersebut.
Pewarta : CRI