Kota Beijing yang telah berusia 3.000 tahun lebih dan 860 tahun sebagai ibu kota, hingga saat ini masih menunjukkan kecerdasan konstruksi kota leluhur dan kemegahannya sebagai kota istana. Sementara itu, kota Beijing di abad ke-21, meskipun begitu makmur, namun juga menghadapi berbagai kesulitan penyakit metropolitan. Untuk menyalurkan beban berlebih yang dipikul ibu kota Beijing, perlu merencanakan pembangunan sebuah kawasan baru yang berskala besar. Melalui pembahasan ilmiah berulang sejumlah lembaga dan para ahli papan atas, bulan April tahun 2017, Tiongkok telah memulai pembangunan Kawasan Baru Xiong’an, dan hal tersebut telah membuka lembaran baru untuk mewarisi konstruksi kota tua Beijing dan melukis cetak biru pembangunan Tiongkok. Xi Jinping berpendapat bahwa hal tersebut adalah ‘Mega Proyek’ yang berkaitan dengan generasi mendatang.

Kawasan Baru Xiong’an dibangun dengan standar tinggi, berdasarkan masa kini dan berjangka panjang, sedang menjajaki pola baru pengembangan optimal daerah padat ekonomi dan populasi, serta perkembangan seimbang daerah, sekaligus bertujuan untuk menciptakan titik pertumbuhan baru pembangunan ekonomi dan sosial.

Dalam kurun waktu 6 tahun sejak tahun 2017, Kawasan Baru Xiong’an dibangun mulai dari nol, mulai dari hanya sebuah cetak biru hingga menjadi nyata, sebuah metropolitan modern yang berkualitas tinggi sedang dibangun. Setelah melakukan beberapa kali inspeksi di kota Xiong’an, Xi Jinping telah memimpin temu wicara seputar pendorongan pembangunan Kawasan Baru Xiong’an yang berstandar tinggi dan berkualitas tinggi, pada kesempatan itu, beliau telah memberikan instruksi mengenai konstruksi dan pembangunan Kawasan Baru Xiong’an tahap selanjutnya, yaitu untuk menangani 5 buah hubungan yang penting, antara lain hubungan antara target jangka pendek dengan target jangka menengah dan panjang, hubungan antara kecepatan konstruksi metropolitan dengan kepadatan populasi, hubungan antara pengalihan industri dengan peningkatan industri, hubungan antara penyaluran beban berlebih yang dipikul ibu kota Beijing kepada pemerintah dan pasar dengan pembangunan kota itu sendiri, serta hubungan antara konstruksi kota dengan revitalisasi pedesaan di daerah sekitarnya, dalam rangka menjamin arah tepat pembangunan dan perkembangan Kawasan Baru Xiong’an.

Fungsi utama Kawasan Baru Xiong’an adalah menjadi tempat terpusat penyaluran beban berlebih ibu kota Beijing, Xi Jinping menekankan untuk dengan sungguh-sungguh mendorong pelaksanaan berbagai pekerjaan, merencanakan pengalihan lembaga keuangan, lembaga riset ilmiah dan lembaga publik; mempertahankan integrasi antara mekanisme pasar dan arahan pemerintah, melalui marketisasi dan legalisasi, meningkatkan daya endogen untuk menyalurkan beban berlebih ibu kota.

Xi Jinping menekankan untuk mendorong pembangunan dengan inovasi, mendorong pelaksanaan langkah-langkah kebijakan mutakhir reformasi dan keterbukaan di berbagai bidang dan proyek percontohan inovasi yang bervisi ke depan di Xiong’an, agar Kawasan Baru Xiong’an menjadi dataran tinggi inovasi dan spot wirausaha di era baru. Menciptakan iklim bisnis yang baik, meneliti dan mengeluarkan kebijakan dukungan khusus, menarik lebih banyak kekuatan dan modal dari dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam konstruksi dan pembangunan Kawasan Baru Xiong’an, membangun Kawasan Baru Xiong’an menjadi dataran tinggi reformasi dan keterbukaan.

Pewarta : CRI