BEIJING, Radio Bharata Online - Jumlah kelahiran bayi di Tiongkok telah mengalami penurunan selama tujuh tahun berturut-turut, namun tahun ini diperkirakan akan terjadi 'baby bump' karena banyak para ibu sangat ingin melahirkan anak dengan tanda zodiak yang menguntungkan.
Berakhirnya pandemi, dan kembali pulihnya pencatatan pernikahan baru pada tahun 2023 yang lalu, diharapkan semakin meningkatkan angka kelahiran di Tiongkok.
Zhai Zhenwu, presiden Asosiasi Populasi Tiongkok mengatakan, masyarakat Tiongkok memiliki preferensi yang kuat terhadap tanda-tanda zodiak, dan Zhai telah melihat ledakan bayi kecil pada Tahun Naga sebelumnya, yaitu pada tahun 2012.
Menurut Biro Statistik Nasional (NBS), jumlah “Bayi Naga” baru lahir pada tahun 2012 mencapai 19,7 juta, dibandingkan dengan sekitar 17,8 juta pada tahun sebelum dan tahun sesudahnya. Zhai berharap angka kelahiran pada tahun 2024 diperkirakan akan meningkat.
Namun menurut para ahli, meskipun ada sedikit peningkatan dalam tingkat kesuburan tahunan, total populasi Tiongkok akan terus mengalami tren penurunan yang tidak terlalu besar. Tahun lalu, negara ini mencatat penurunan jumlah penduduk tahunan yang kedua secara berturut-turut.
Yuan Xin, seorang profesor demografi di Universitas Nankai di Tianjin, mengatakan, tahun Naga dan berakhirnya COVID-19, mungkin akan mengurangi penurunan populasi pada tahun 2024. Namun menurutnya, hal ini akan berdampak pada penurunan total populasi negara dalam jangka panjang. (China Daily)