Rusia, Bharata Online - Menurut Andrey Denisov, Wakil Ketua Pertama Komite Urusan Luar Negeri Dewan Federasi Rusia, operasi bea cukai khusus di Pelabuhan Perdagangan Bebas atau Free Trade Port (FTP) Hainan di Tiongkok selatan bermanfaat bagi perdagangan regional dan global.
Pada hari Kamis (18/12), Tiongkok meluncurkan operasi bea cukai khusus di FTP Hainan di seluruh pulau tersebut. Ini merupakan FTP terbesar di dunia berdasarkan luas wilayah, yang memungkinkan masuknya barang-barang luar negeri secara lebih bebas, memperluas cakupan tarif nol, dan memperkenalkan langkah-langkah yang lebih ramah bisnis.
Langkah ini secara luas dipandang sebagai tonggak penting dalam upaya Tiongkok untuk mempromosikan perdagangan bebas dan memperluas keterbukaan berstandar tinggi untuk melawan meningkatnya proteksionisme di dunia.
Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN), Denisov, yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Rusia untuk Tiongkok, menyatakan keyakinannya bahwa Rusia dan negara-negara lain yang berupaya memperluas perdagangan dan investasi di kawasan tersebut akan mendapat manfaat dari operasi bea cukai khusus ini.
"Operasi bea cukai khusus di seluruh pulau ini tidak diragukan lagi akan meningkatkan posisi Hainan sebagai pusat perdagangan regional. Ini juga pasti akan menguntungkan Rusia, karena kami secara aktif berupaya memperluas jejak perdagangan, ekonomi, dan investasi kami di kawasan ini. Kebijakan ini berlaku tidak hanya untuk Tiongkok selatan tetapi juga negara-negara sekitarnya yang berada dalam jangkauan kami, termasuk semua negara anggota ASEAN (Asosiasi Negara-Negara Asia Tenggara) dan negara-negara Asia Timur. Oleh karena itu, kami sangat menyambut baik langkah-langkah ini dan percaya bahwa langkah-langkah ini akan berkontribusi pada pengembangan lebih lanjut perdagangan regional dan bahkan global," jelas Denisov.