Perdana Menteri Tiongkok Li Qiang menghadiri Dialog Pengusaha Global Forum Ekonomi Dunia yang digelar di Tianjin, dan berkomunikasi dengan para wakil pengusaha pada hari Selasa kemarin (27/06). Direktur Jenderal WTO Ngozi Okonjo Iweala beserta 120 pengusaha yang datang dari 20 negara dan daerah menghadiri dialog tersebut.
Li Qiang menyatakan, dewasa ini, yang paling dibutuhkan oleh dunia adalah komunikasi, sedangkan yang terpenting adalah keterbukaan dan kerja sama. Tiongkok tidak hanya berupaya untuk pembangunannya sendiri, tapi juga akan aktif berbagi peluang pembangunannya dengan berbagai pihak. Tiongkok adalah negara besar yang terbuka, inklusif dan berintegritas. “Kami berharap para pengusaha dapat menguasai arah deterministik perkembangan ekonomi, mencari peluang deterministik perkembangan ekonomi, mengumpulkan kekuatan deterministik perkembangan ekonomi, dengan teguh mendukung globalisasi ekonomi, bersama-sama memelihara stabilitas serta kelancaran rantai industri dan rantai pasokan global. Tiongkok bersedia bersama para pengusaha terus meningkatkan daya penggerak pembangunan yang berkualitas tinggi, serta memberikan lebih banyak kekuatan deterministik bagi perkembangan ekonomi dunia. Berinvestasi di Tiongkok berarti memilih masa depan yang lebih indah”, ucap Li Qiang.
Li Qiang juga menjawab pertanyaan tentang bagaimana badan pengawas melakukan kerja sama dengan perusahaan, mengelola data, dan menangani perubahan iklim.
Para pengusaha yang menghadiri dialog tersebut menyatakan, Tiongkok adalah pasar yang paling dinamis dan memiliki prospek pertumbuhan yang sangat besar. Mereka mendukung peningkatan kerja sama dengan Tiongkok dan bersedia berpartisipasi dalam pembangunan berkualitas tinggi ekonomi Tiongkok, menjalin hubungan kemitraan yang saling menguntungkan dan menang bersama.
Pewarta : CRI