Beijing, Radio Bharata Online - Dengan hubungan yang sudah terjalin sejak lama, Peru dan Tiongkok akan terus memperkuat kerja sama dalam transfer teknologi, infrastruktur, dan kesehatan digital, ujar Marco Balarezo, Duta Besar Peru untuk Tiongkok.
Presiden Peru, Dina Boluarte, tiba di Tiongkok pada hari Selasa (25/6) untuk memulai kunjungan kenegaraannya atas undangan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Shenzhen, pusat teknologi di negara tersebut, adalah perhentian pertama dalam jadwal kunjungannya yang padat, yang juga akan mencakup pertemuan-pertemuan politik dan bisnis di kota metropolitan Shanghai dan ibu kota Beijing.
Kunjungannya ke Tiongkok telah menarik banyak perhatian publik karena peluang yang lebih besar untuk kerja sama antara kedua negara diharapkan.
Dalam sebuah wawancara dengan China Global Television Network (CGTN) pada hari Senin (24/6), Balarezo menjelaskan bidang-bidang utama apa saja yang harus lebih banyak kedua negara kolaborasikan di masa depan.
"Hubungan bilateral Peru dan Tiongkok sangat dalam dan sangat lama, dan mungkin salah satu yang paling intens dengan negara-negara Amerika Latin. Ini adalah hubungan dengan sejarah yang panjang. Dan kami bekerja sama di banyak bidang. Kehadiran Tiongkok, sebenarnya, dalam hal investasi, pertambangan, listrik dan keuangan. Kali ini, yang kami inginkan adalah lebih menekankan pada transfer ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini adalah isu yang sangat relevan untuk kemajuan negara, terutama kecerdasan buatan," kata Balarezo.
"Kemudian, seluruh masalah infrastruktur, yang selalu penting. Kami membutuhkan lebih banyak konektivitas, terutama kereta api. Kami memiliki beberapa proyek jalan untuk pembangunan rel kereta api yang memungkinkan konektivitas, itu sangat penting. Aspek ketiga yang sangat penting adalah apa yang kami sebut sebagai kesehatan digital. Kita perlu belajar dari pengalaman Tiongkok tentang semua digitalisasi yang digunakan di rumah sakit, tentang rekam medis, tentang perawatan, tentang bagaimana rumah sakit pintar dioperasikan," tambahnya.
Sebagai negara penting di Amerika Latin, Peru telah menjalin kemitraan strategis yang komprehensif dengan Tiongkok.
Sejak kedua negara menjalin hubungan diplomatik lebih dari setengah abad yang lalu, hubungan bilateral telah mencapai kemajuan yang stabil dan hasil yang bermanfaat di berbagai bidang, menghasilkan manfaat yang nyata bagi kedua bangsa.