Tiongkok cukup serius membangun konektivitas antar negara-negara di asia salah satunya dengan membangun jalur kereta cepat. Saat ini, Tiongkok tengah menyelesaikan jalur kereta dengan jarak 1.000 kilometer yang menghubungkan Laos. Jalur kereta ini diproyeksikan sebagai sarana transportasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama disektor pariwisata.
\r\n\r\nDikutip dari CNN Travel, Jalur tersebut menghubungkan Vientiane, ibu kota Laos, dengan Kunming, ibu kota dan kota terbesar di provinsi Yunnan Tiongkok. Perlu diketahui spesifikasi kereta ini mampu berjalan dengan kecepatan 160 kilometer per jam untuk kereta penumpang, sementara 120 kilometer per jam untuk kereta barang. Jalur itu akan melewati total 45 stasiun antara kedua negara, di mana sekitar 20 di antaranya akan menyediakan layanan penumpang. Waktu perjalanan dari dua kota itu hanya memakan waktu kurang dari 4 jam jika dibandingkan dengan angkutan darat selama 15 jam.
\r\n\r\nTiongkok telah banyak berinvestasi dalam membangun perkeretaapian dalam dekade terakhir, mereka juga menambahkan 37,900 kilometer jalur kereta cepat sejak 2008.
\r\n\r\nJalur kereta Tiongkok - Laos adalah proyek docking antara inisiatif China Belt and Road yang diusulkan Tiongkok dan strategi Laos untuk bertransformasi dari negara yang terkurung daratan menjadi sebuah pusat yang terhubung dengan daratan.
\r\n\r\n