Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Mao Ning di depan jumpa pers rutin hari Selasa (23/5) kemarin mengatakan, diharapkan pihak AS dapat menerapkan kebijakan fiskal dan keuangan yang bertanggung jawab, tidak mengalihkan risiko AS kepada dunia, dan tidak merusak kepentingan negara lain di dunia demi melindungi kepentingannya sendiri.

Dikabarkan, beberapa hari terakhir ini, Menteri Keuangan AS Janet Yellen dalam suratnya kepada para pemimpin Kongres AS mengatakan bahwa jika Kongres AS gagal menaikkan atau menangguhkan plafon utang sebelum 1 Juni mendatang, maka Departemen Keuangan AS tidak akan dapat mendukung tagihan pemerintah.

Mao Ning menunjukkan bahwa masalah plafon utang nasional AS adalah urusan internal AS, tetapi sebagai ekonomi terbesar di dunia, kondisi dan pilihan kebijakan AS sendiri memiliki efek limpahan yang penting bagi ekonomi dunia.

Pewarta : CRI