BEIJING, Bharata Online - Produsen mobil Jepang kehilangan pangsa pasar di Pameran Otomotif Internasional Guangzhou ke-23 yang sedang berlangsung di tengah persaingan yang semakin ketat dari merek-merek Tiongkok dan global. 

Tarif AS yang tinggi dan penurunan penjualan di pasar Tiongkok dapat memaksa produsen Jepang untuk memikirkan kembali strategi jangka panjang mereka. 

Penilaian ulang ini menjadi semakin sensitif menyusul pernyataan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi baru-baru ini tentang Taiwan.  [CGTN]