BEIJING, Radio Bharata Online - Delegasi media Filipina baru-baru ini menyelesaikan tur ke Tiongkok untuk menyaksikan dan mengalami peradaban kuno negara itu, sejarah Partai Komunis Tiongkok, dan modernisasi gaya Tiongkok.

Rombongan yang terdiri dari 15 pejabat dan jurnalis itu dipimpin oleh Gerald Baria, Wakil Sekretaris Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina. Tur tersebut, atas undangan Kementerian Luar Negeri Tiongkok dan Kedutaan Besar Tiongkok di Filipina, berlangsung dari 27 Juni hingga 7 Juli.

Delegasi tersebut adalah grup media Filipina pertama yang disambut oleh kementerian sejak pandemi. Mereka memulai tur di Beijing, yang mewujudkan semangat kuno sejarah Tiongkok dan vitalitas modern.

Wakil Menteri Luar Negeri Tiongkok Sun Weidong menyambut baik delegasi tersebut. Dia mengatakan Tiongkok dan Filipina adalah tetangga dekat yang dipisahkan oleh sebidang air. Tiongkok selalu dengan tulus menganggap Filipina sebagai kerabat yang baik dan mitra yang baik, dan akan bergandengan tangan dengan Filipina untuk pembangunan bersama dan modernisasi kedua negara.

Untuk memahami bagaimana Partai memimpin rakyatnya di masa revolusi, kelompok tersebut melakukan perjalanan ke desa Liangjiahe Yanan dan situs bersejarah Kongres Nasional pertama Partai di Shanghai. Delegasi juga mengunjungi situs-situs yang mewakili inovasi teknologi Tiongkok, revitalisasi pedesaan, pemberantasan kemiskinan, dan pembangunan ekologis. Tur diakhiri di Shanghai, cikal bakal reformasi dan keterbukaan Tiongkok serta ciri khas modernisasi gaya Tiongkok.

Pejabat Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan Tiongkok dan Filipina berada pada tahap kunci pembangunan. Kedua belah pihak memiliki potensi besar dan saling melengkapi. Tiongkok bersedia bekerja sama dengan Filipina untuk mempromosikan dan mempertahankan kerja sama untuk pencapaian di masa depan.

Persiapan perjalanan memungkinkan para tamu Filipina untuk bertukar pandangan, menjajaki peluang kerja sama di masa depan, dan membangun pandangan yang komprehensif tentang Tiongkok. Wartawan dalam delegasi mengakui kesediaan Tiongkok untuk bekerja dengan rakyat Filipina dan berbagi pengalaman dalam membangun negara modern.

Pejabat Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan kunjungan itu merupakan perjalanan persahabatan yang dirancang untuk menunjukkan ketulusan dan keramahan terhadap pemerintah dan rakyat Filipina. Itu juga merupakan perjalanan pemahaman yang memungkinkan para jurnalis melihat Tiongkok yang sebenarnya dan dinamis dengan mata kepala sendiri.

Itu juga merupakan perjalanan kerja sama. Pejabat kementerian mengatakan mereka berharap perjalanan ke daerah perkotaan dan pinggiran kota Tiongkok dan perusahaan yang dikunjungi wartawan akan menginspirasi kemungkinan baru untuk kerja sama. (CGTN)