BEIJING, Radio Bharata Online - Perusahaan-perusahaan Tiongkok dari berbagai sektor mencurahkan upaya mereka untuk mendukung keberhasilan peluncuran pesawat ruang angkasa Shenzhou-16 pada hari Selasa. Para ahli mengaitkan dukungan tersebut, sebagai bukti nyata dari kemajuan teknologi Tiongkok yang berkelanjutan, dalam pengembangan iptek di berbagai industri.
Produsen peralatan listrik yang berbasis di Provinsi Sichuan, Changhong, menyediakan beberapa komponen dan perangkat utama seperti radar kontrol.
Menurut sebuah postingan di website Changdong, perangkat radar ini mengadopsi teknologi pelacakan yang unik untuk stabilisasi roket, bahkan di bawah kondisi kacau di darat. Radar kontrol menawarkan parameter yang tepat waktu dan akurat, untuk memastikan keamanan peluncuran Shenzhou-16.
Semua pusat peluncuran ruang angkasa Tiongkok telah dilengkapi dengan jenis radar tertentu.
Sementara itu, China Unicom mendukung peluncuran tersebut di sektor komunikasi. Menurut perusahaan tersebut, mereka melakukan pengujian dan evaluasi jaringan secara menyeluruh di lokasi peluncuran Dongfeng di Jiuquan, Provinsi Gansu, Tiongkok Barat Laut.
China Unicom mengoptimalkan parameter yang diperoleh dari 180 BTS, dan memperluas kapasitas BTS untuk situs peluncuran tersebut.
Kedua perusahaan tersebut hanyalah beberapa dari perusahaan Tiongkok, yang secara aktif berkontribusi pada pengembangan ilmiah dan inovatif di negara ini.
Liu Dingding, pengamat industri teknologi yang berbasis di Beijing, kepada Global Times pada mengatakan, peluncuran Shenzhou-16 dan penerbangan komersial perdana C919 baru-baru ini, mencerminkan kekuatan komprehensif Tiongkok dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan upaya bersama dari berbagai perusahaan domestik.
Selain perusahaan yang secara langsung mendukung teknologi dan peralatan, Liu mencatat bahwa perusahaan domestik dari sektor lain juga melakukan upaya, seperti industri katering berteknologi tinggi yang menyediakan hidangan lebih lezat untuk para astronot, yang menampilkan kemajuan yang dibuat di berbagai industri Tiongkok. (Global Times)